Travel

Pantai Wohkudu, Pantai tersembunyi di Yogyakarta

on
17 Maret 2018
IMG_1872

Pantai Wohkudu

Gunung Kidul Yogyakarta terkenal dengan wisata pantainya yang menawan, di daerah Gunung Kidul ini terdapat banyak pantai berderet di bagian selatan. Namun siapa sangka ternyata ada pantai tersembunyi di daerah Gunung Kidul ini. Beberapa tahun lalu waktu saya masih duduk di bangku kuliah, teman saya mengajak untuk ngecamp di pantai wohkudu yang ada di gunung kidul, awal saya mendengar namanya masih sangat asing bahkan saat itu baru pertama kali saya mendengar nama pantai wohkudu. Karna penasaran akhirnya saya memutuskan untuk ikut camping bersama teman-teman.

Setelah semua sepakat untuk berangkat di malam minggu, hari sabtunya pun kami bersiap-siap untuk packing dan menyiapkan segala perlengkapan camping, mulai dari tenda, matras, sleeping bad, kompor kecil, nesting dan perlengkapan lainnya. Tak lupa juga kami menyiapkan bahan logistik untuk masak ketika camping nanti, pastinya kami iuran untuk membeli bahan logistik.

Perjalanan Menuju Pantai Wohkudu

Setelah semua beres dan selesai packing, malam pun tiba dan kami berkumpul di salah satu kost teman saya. Untuk menuju pantai wohkudu kami menggunakan kendaraan motor, dan untuk menuju kesana kami ga lewat jalur gunung kidul tapi kami lewat jalan imogiri, perjalanan malam sangat sepi dan ketika sudah hampir dekat dengan lokasi pantai, akses jalannya sangat curam, ada bagian jalan yang berlobang, dan jalannya belum aspal hanya bata blok, jalananya pun sempit. Penerangan jalanpun sangat minim, gelap sekali hanya ada penerangan dari lampu motor. Dan selama perjalanan banyak anjing yang dibiarkan begitu saja di jalanan.

Setelah lama perjalanan kurang lebih 1 jam perjalanan yang kita tempuh, akhirnya sampai di lokasi pantai wohkudu, kami parkirkan motor di gubuk yang ada di atas. Perjalanan belum selesai sampai disini kami masih harus berjalan kaki untuk sampai di pantainya, karna tidak ada penerangan sama sekali untungnya kami sudah sedia senter. Kami gunakan senter untuk penerangan ketika kami berjalan kaki menuju pantai. Akses jalan yang kami lalui tidak begitu curam hanya saja licin karna sebelumnya habis turun hujan, sempat ada satu teman juga yang terpeleset. Kami harus melewati perkebunan yang kanan kirinya bukit, karna malam hari dan tidak ada penerangan jadi pemandangannua tidak terlihat.

Yeayy setelah jalan kaki akhirnya sampai di pantai wohkudu, sungguh sangat menakjubkan pantainya yang sepi tersembunyi masih sangat asri dan bersih. Setelah sampai mulailah kami membangun tenda untuk persiapan istirahat. Setelah selesai bangun tenda kami ga langsung tidur, kami nikamtin dulu suara deburan ombak dan suara angin yang sepai sepoi, pantai ini masih sepi hanya ada saya dan teman-teman saya yang camping disini serasa pantai milik kita haha.

Setelah selesai bangun tenda dan menikmati suasana pantai di malam hari, mulailah kami bakar-bakar ikan untuk makan malam, sebagian ada yang masak nasi dan sebagian bantu bakar ikan. Ikan ini bukan hasil mancing di pantai ya, ikan ini sengaja kami bawa untuk bakar-bakaran di pantai, biar tambah seru campingnya.

IMG_1389[1]

Suasana Malam di Pantai Wohkudu

Ikan bakar dan nasi sudah matang dan sudah siap untuk disantap, mulailah kami makan, serunya makan di pantai dengan soundtrack alami alias suara ombak dan angin, ditambah lagi pemandangan langit yang penuh hamparan bintang-bintang, aakk surga banget deh. Setelah selesai makan kami quality time ngobrol, santai, nyanyi-nyanyi, main kartu yaa segala macam kesenangan kita lakukan disini aseekk 😀 . Ohiya di pantai ini tidak ada toilet apalagi orang jualan, jadi kalau berkunjung ke pantai ini harus sedia makanan dan minuman yang cukup, jangan lupa juga bawa tisu kering dan tisu basah. Oiya walaupun bawa makanan banyak tapi sampah bungkus makanan atau minuman jangan dibuang sembarangan yaa, simpan dalam tas atau plastik dan bawa pulang sampahmu nanti buang ketika ketemu tong sampah, karna kasihan kan alam yang tak berdosa ini kalau harus dinodai dengan sampah-sampah bawaanmu.

Setelah quality time mulai terasa ngantuk kami pun masuk tenda untuk tidur. Tak terasa subuh tiba, walaupun sedang camping dan tidak ada toilet kami tetap shalat karna shalat itu kan wajib apapun kondisinya.

Menikmati Suasana Pagi di Pantai Wohkudu

Matahari mulai menyinari hari udah pagi, pemandangan di sekitar pantai mulai terlihat pemandangan bagus banget pantai lepas dan dikelilingi bukit dengan pepohonan yang indah nan segar dipandang. Mulailah kami berfoto-foto ria untuk mengabadikan momen, walaupun belum mandi yang penting tetap narsis haha. Kami menikmati pantai hingga siang menjelang sore main air pantai basah-basahan dan masak lagi untuk sarapan.

IMG_1388[1]

IMG_1863

Saat Sarapan

Pemandangan pantai yang di kelilingi bukit dan pepohonan menjadikan suasana pantai ini seperti pantai privat, suasananya yang sunyi jauh dari kebisingan hanya suara ombak dan angin dan suara kicauan burung yang lewat yang terdengar di pantai ini. Kalian pasti betah berlama-lama di pantai ini.

IMG_1763

Pemandangan Pantai yang dikelilingi bukit

IMG_1764

Setelah puas menikmati pemandangan dan suasana di pantai ini kami mulai packing untuk bersiap-siap pulang. Pengalaman yang seru, pemandangan yang indah, teman-teman yang asik, lengkap sudah liburan waktu itu.

IMG_1886

Sempatin narsis sebelum pulang

IMG_1889

Setelah selesai packing dan siap pulang

 

TAGS
RELATED POSTS
2 Comments
  1. Balas

    Yunita Tresnawati

    10 April 2018

    Saya sudah menyusuri pantai di Gunung Kidul dan baru tahu ada pantai Wohkudu. Terima kasih infonya. Oh iya, menulis tempat dengan huruf kapital di awal ya Kak. Semangat terus.

    • Balas

      hallokemux

      11 April 2018

      Ok ka trimakasih masukannya 🙂

LEAVE A COMMENT

St.Mutmainah
Indonesia

Panggil aja INA or Kemux . Suka Makan suka Jalan

Kategori
SEKILAS

Coretan cerita perjalanan dan sharing kehidupan,

serta berbagi pengalaman.

Silakan di comment kasih masukan,

karna kritik dan saran bisa kujadikan pembelajaran :).

Trimakasih sudah mau mampir di blogku 😀